Sabtu, 18 Agustus 2012

Where She Went/Setelah Dia Pergi (Gayle Forman, 2011)


Buku lanjutan dari If I Stay/Jika Aku Tetap di Sini ini bercerita tentang segala yang terjadi setelah Mia bangun dari koma. Cerita ditulis dari sudut pandang Adam.

Ternyata, kehidupan Adam dan Mia berubah total setelah Mia berhasil bertahan hidup. Adam menjadi rocker terkenal yang kehilangan passion-nya terhadap musik, sedangkan Mia yang menarik diri dari kehidupan Adam, berhasil menyelesaikan kuliahnya di Juilliard dengan prestasi yang membanggakan. Tiga tahun mereka menjalani hidup tanpa satu sama lain. Hingga akhirnya, takdir mempertemukan mereka lagi di satu malam yang serba kebetulan di New York.

Buku ini menjawab pertanyaan mengenai apa yang terjadi setelah Mia bangun dari koma, apa yang terjadi dengan hubungannya bersama Adam, apakah kemalangan tidak lagi menghampiri kehidupan Mia, dan juga apakah Tuhan benar-benar menagih janji Adam demi keselamatan Mia.

Penulis berhasil dengan apik menggambarkan terpuruknya kehidupan Adam setelah kepergian Mia. Pembaca seperti diajak mengalami sendiri hari demi hari yang harus dilalui Adam dengan perasaan serba kosong.

Aku merasa sangat penasaran ketika sudah lebih dari seperuh buku kubaca, namun pemecahan masalah antara Adam dan Mia belum juga muncul. Sehingga ketika aku sampai di halaman 165, aku merasa benar-benar ingin segera sampai di halaman terakhir, untuk tahu apa yang akan terjadi setelah Adam berani bertanya 'Kenapa?'. Dan benar saja, rasanya sangat melegakan ketika akhirnya sampai di akhir cerita.

Ending yang tidak mengejutkan, namun mengesankan. Karena bahkan untuk mencapai happy ending pun, kita tak akan pernah bisa lepas dari segala konflik dan keadaan tidak menyenangkan, bukan?

Buku yang benar-benar melengkapi buku pertamanya. Menjawab apa yang terjadi setelah tragedi dalam kehidupan Mia serta seperti apa kira-kira yang akan terjadi antara Adam dan Mia selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar