Selasa, 01 Februari 2011

Warna Langit/The Colour of Heaven (Kim Dong Hwa, 2011)

Spoiler alert!



Warna Langit adalah buku terakhir dari trilogi novel grafis karya Kim Dong Hwa. Buku pertama dan keduanya adalah Warna Tanah (The Colour of Earth) dan Warna Air (The Colour of Water). Ketiga buku tersebut menceritakan tentang kehidupan seorang anak perempuan, Ehwa, dan ibunya yang seorang single parent.

Dalam Warna Langit, diceritakan tentang Ehwa yang menunggu Duksam yang melarikan diri dari Master Cho sekaligus merantau untuk mencari biaya pernikahannya dengan Ehwa. Ehwa menjadi seperti ibunya yang setia menunggu si Tukang Gambar. Awalnya Ehwa merasa bahwa dirinya tidak akan merasa berat menunggu Duksam, tetapi dia salah. Melalui bimbingan ibunya, Ehwa akhirnya bisa tetap setia menunggu Duksam.

Masih seperti kedua buku lainnya, dalam Warna Langit bisa kita nikmati gambar karya Kim Dong Hwa yang indah. Beberapa jenis bunga dan binatang juga masih diceritakan sifat khasnya untuk kemudian dipadankan dengan sifat manusia. Menurutku, kedua hal itulah yang menjadikan trilogi novel grafis tersebut istimewa, selain kisah tentang hubungan yang sangat dekat antara Ehwa dengan ibunya dan bahasa yang puitis tentunya.

Gambar favoritku dalam Warna Langit ada di halaman 132-137. Di situ diperlihatkan Ehwa yang mengejar kupu-kupu yang akhirnya hinggap di pohon tanpa daun =)
"Kupu-kupu terbang melewati tempat-tempat dan bunga-bunga indah yang bisa dihinggapinya untuk datang kemari, ke padang yang ditinggalkan ini, untuk beristirahat di pohon yang kerontang.
Apakah kau hinggap di pohon ini untuk menemaninya? Karena dia kesepian?
Betapa aneh. Pohon mati ini tampak lebih indah dengan satu-satunya kupu-kupu hinggap di atasnya, daripada jika dia memiliki dedaunan yang rimbun. "(139)

FYI, trilogi novel grafis tersebut khusus untuk pembaca dewasa. Banyak muatan seksual yang ada di dalamnya. Jadi bagi yang belum dewasa, jangan baca dulu ya, hehehe...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar